Skip to content
10 Januari 2011 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Pengantar Evolusi Perangkat Lunak


Definisi

Menurut Research Institute in Software Evolution:

The set of activities, both technical and managerial, that ensures that software continues to meet organizational and business objectives in a cost effective way.

Menurut Manny Lehman and Juan Ramil (2000):

All programming activity that is intended to generate a new software version from an earlier operational version.

Menurut Ned Chapin (1999):

The application of Software Maintenance activities and processes that generate a new operational software version with a changed customer-experienced functionality or properties from a prior operational version together with the associated quality assurance activities and processes, and with the management of the activities and processes.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa evolusi perangkat lunak adalah seluruh aktivitas dan proses baik teknis maupun manajerial yang bertujuan untuk menghasilkan versi perangkat lunak yang baru dari versi operasional sebelumnya sehingga perangkat lunak tersebut tetap mampu memenuhi kebutuhan bisnis dengan biaya yang efektif.


Pentingnya Evolusi Perangkat Lunak

  • Perusahaan akan memberikan investasi yang besar pada sistem perangkat lunak mereka karena merupakan aset bisnis yang vital.
  • Untuk mempertahankan nilai aset tersebut untuk bisnis, sistem perangkat lunak harus diubah dan diperbaharui.
  • Mayoritas anggaran perangkat lunak dalam perusahaan besar dikhususkan untuk memperbarui perangkat lunak yang telah ada daripada mengembangkan perangkat lunak baru.

Alasan Perangkat Lunak Berevolusi

  • Kebutuhan cenderung berevolusi ketika sistem sedang dikembangkan karena lingkungannya berubah. Oleh karena itu, sistem yang dikirim tidak akan memenuhi harapan pengguna.
  • Sistem terkait erat dengan lingkungannya. Bila sistem dipasang di suatu lingkungan, sistem itu mengubah lingkungan nya sehingga perubahan juga terjadi pada kebutuhan sistem.

Pendorong Perangkat Lunak Berevolusi

  • Faktor Eksternal
    • Lingkungan Sistem, meliputi:
      • Inovasi Kompetitor
      • Ancaman Keamanan
      • Meningkatnya Bandwith
      • Mobilitas
      • Legislasi (pengaruh dari pemerintah)
    • Perubahan Ekspektasi Pengguna, meliputi:
      • Fungsionalitas
      • Usability
      • Keandalan
      • Waktu Respon
  • Faktor Internal
    • Kebutuhan Sistem yang Berubah-Ubah
      • Peraturan dan Prosedur Perusahaan
      • Proses Bisnis
      • Pergantian Sasaran Pengguna
    • Kondisi Operasional
      • Perbaikan bug
      • Perangkat Keras Baru
      • Pengingkatan Fitur Umum
    • Waktu Hidup
      • Degradasi Performa
      • Teknologi Kuno
      • Kompleksitas Berkembang di Luar Perkiraan

Respon terhadap Pendorong Perangkat Lunak Berevolusi

  • Korektif: Perubahan pada perangkat lunak untuk memperbaiki error.
  • Adaptif: Perubahan pada perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan baru dari implementasi awal.
  • Perfektif: Perubahan pada perangkat lunak untuk meningkatkan beberapa aspek dari sistem.
  • Preventif: Perubahan pada perangkat lunak untuk mencegah penurunan beberapa kualitas sistem pada level yang tidak dapat diterima.

Distribusi Usaha Perubahan

Usaha perubahan yang dilakukan terhadap perangkat lunak terdistribusi sebagai berikut: 65% untuk penambahan dan pemodifikasian fungsionalitas, 18% untuk adaptasi perangkat lunak, dan 17% untuk perbaikan kesalahan.

image

Model Spiral Evolusi

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: