Skip to content
8 Agustus 2009 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Referential Integrity Constraint dalam Oracle 10G / XE


Referential Integrity Constraint digunakan untuk menjaga konsistensi baris-baris data antara dua buah tabel. Pada umumnya, aturan ini mengharuskan sebuah baris pada sebuah tabel yang terelasikan pada tabel lain harus mengacu pada sebuah baris di dalam tabel tersebut.

Aturan untuk Referential Integrity :
Biasanya diperlakukan untuk andaikata terjadi proses modifikasi data.

Aturan untuk Update:  berlaku pada proses modifikasi di parent table
– Cascade : Pembaruan sebuah baris data diikuti dengan pembaruan baris data pada child table yang terelasikan.
– Restrict : mencegah proses pembaruan data jika terdapat baris data di child table yang terelasikan.
– Ignore : mengabaikan referensi. Boleh memperbarui data pada parent, tapi tidak memperbarui data yang berelasi pada child table.

Aturan untuk Delete: berlaku pada proses modifikasi di parent table
– Cascade : Menghapus seluruh baris data pada child table yg terelasikan.
– Restrict : mencegah penghapusan jika terdapat baris data yang berelasi pada child table.
– Ignore : mengabaikan referensi. Boleh menghapus data, dan tidak ada efeknya bagi child table.

Aturan untuk Insert:
– Restrict : Tidak boleh menambah data pada child table, jika nilai yang dimasukkan pada kolom yang berelasi tidak terdapat pada parent tabelnya.
– Ignore : mengabaikan referensi. Boleh menambah data pada child, walaupun nilai yang dimasukkan pada kolom yang berelasi tidak terdapat pada parent tabel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: